Selasa, 26 November 2013

Keluarga Kedua


Ma Second Family

(yang cowo tinggal 6, yang 4 ngilang, hehehe)

Aku bersyukur punya temen-temen kayak anak SOSRO (Sosial loRo/sosial 2), mereka itu care, penuh semangat, ceria, konyol, selalu support satu sama lain dan kita para SOSRO punya prinsip yang sama dan gak bisa diganggu gugat, yaitu : KORSA (KOmando satu RaSA) *wuiih militer banget* iya emang kebanyakan manusia SOSRO itu manusia semi militer alias calon para perwira. Amin Ya Allah *you know what i mean lah ;)*. Kembali ke KORSA, kenapa kita pilih KORSA? Ya karena kita satu rasa, hati, pikiran, perasaan jadi segala harus bareng-bareng dan SAMA kalo ada yang sedih kita sedih bareng, seneng bareng, ngakak bareng, susah bareng, nyontek bareng *eittss dont try this at home*, remidi bareng *jangan ditiru yaa*, gak ulangan bareng pokoknya banyak barengnya dech tapi gak  bareng terus sekali-sekali individu lah. Saking kompaknya! Udah kayak keluarga, disini aku nemuin keluarga kedua beda sama waktu ARSONGCHE (Arek SONGo CHE/anak 9C) di SMP dulu, aku nganggep ARSONGCHE sebagai rumah kedua karena di SMP banyakan seneng-senengnya dan kita belum paham apa arti teman dan sahabat yang kita tahu dulu sahabat dan teman Cuma tempat curhat dan penyemangat sedangkan di SMA aku lebih ngerti arti sahabat dan teman yang sebenarnya.
Selain di SOSRO aku juga punya keluarga dalam artian formal, yak! Aku terjun dalam organisasi di sekolah. Di organisasi ini aku punya peran buat menampung aspirasi siswa *udah kayak anggota dewan aja :D*, di organisasi aku belajar tentang kedewasaan dan kemandirian dalam bertindak dan mengambil keputusan dan mengorganisir kegiatan di sekolah *belibet yah* disini mentalku bener-bener diuji dalam berpendapat dan bertindak dimana aku harus siap menerima sanksi disemua hal yang aku kerjain, ini nikmatnya! Tanggung jawab itu sangat penting! Dan yang menurut aku tantangan itu harus siap setiap saat bila dibutuhkan *kyk iklan deodoran*, kadang pulang sore, adu argument.. haaahhhh... bener-bener indah J apalagi dalam organisasi kayak Bhinneka Tunggal Ika,
disini ada berbagai dan bentuk manusia yang berbeda dan aku harus siap menerima perbedaan itu dan yang unik di organisasi sekolah itu salah satu pasal yang menurut aku paling ngejlebb “Tiada cinta dalam organisasi”. Itu pasal pas+ampuh, iyalah.. tau sendiri cinta itu bisa menghancurkan segalanya termasuk menghancurkan organisasi *seremm yaa tuh cinta*...
ini dia keluarga kedua...



(SOSRO yang pake jilbab cream(cwe), cowonya pada gak ngeliat kamera)

(waktu SOSRO lagi lomba joget SMANSA *SMAN 1 JOMBANG* pas acara KTS *kegiatan tengah semester*)
Kesimpulannya kita akan menemukan sesuatu yang membuat kita lebih memahami artinya diri kita dan arti dari hidup di luar sana, bahkan kita bisa menemukan “keluarga” yang membuat kita terus belajar hal baru. 

1 komentar: