Ma Second Family
(yang cowo tinggal 6, yang 4 ngilang, hehehe)
Aku bersyukur punya temen-temen kayak anak SOSRO (Sosial
loRo/sosial 2), mereka itu care, penuh semangat, ceria, konyol, selalu support
satu sama lain dan kita para SOSRO punya prinsip yang sama dan gak bisa
diganggu gugat, yaitu : KORSA (KOmando satu RaSA) *wuiih militer banget* iya
emang kebanyakan manusia SOSRO itu manusia semi militer alias calon para
perwira. Amin Ya Allah *you know what i mean lah ;)*. Kembali ke KORSA, kenapa
kita pilih KORSA? Ya karena kita satu rasa, hati, pikiran, perasaan jadi segala
harus bareng-bareng dan SAMA kalo ada yang sedih kita sedih bareng, seneng
bareng, ngakak bareng, susah bareng, nyontek bareng *eittss dont try this at
home*, remidi bareng *jangan ditiru yaa*, gak ulangan bareng pokoknya banyak
barengnya dech tapi gak bareng terus
sekali-sekali individu lah. Saking kompaknya! Udah kayak keluarga, disini aku
nemuin keluarga kedua beda sama waktu ARSONGCHE (Arek SONGo CHE/anak 9C) di SMP
dulu, aku nganggep ARSONGCHE sebagai rumah kedua karena di SMP banyakan
seneng-senengnya dan kita belum paham apa arti teman dan sahabat yang kita tahu
dulu sahabat dan teman Cuma tempat curhat dan penyemangat sedangkan di SMA aku
lebih ngerti arti sahabat dan teman yang sebenarnya.
Selain di SOSRO aku juga punya keluarga dalam artian formal,
yak! Aku terjun dalam organisasi di sekolah. Di organisasi ini aku punya peran
buat menampung aspirasi siswa *udah kayak anggota dewan aja :D*, di organisasi
aku belajar tentang kedewasaan dan kemandirian dalam bertindak dan mengambil
keputusan dan mengorganisir kegiatan di sekolah *belibet yah* disini mentalku
bener-bener diuji dalam berpendapat dan bertindak dimana aku harus siap
menerima sanksi disemua hal yang aku kerjain, ini nikmatnya! Tanggung jawab itu
sangat penting! Dan yang menurut aku tantangan itu harus siap setiap saat bila
dibutuhkan *kyk iklan deodoran*, kadang pulang sore, adu argument.. haaahhhh...
bener-bener indah J
apalagi dalam organisasi kayak Bhinneka Tunggal Ika,
disini ada berbagai dan bentuk manusia yang berbeda dan aku
harus siap menerima perbedaan itu dan yang unik di organisasi sekolah itu salah
satu pasal yang menurut aku paling ngejlebb “Tiada cinta dalam organisasi”. Itu
pasal pas+ampuh, iyalah.. tau sendiri cinta itu bisa menghancurkan segalanya
termasuk menghancurkan organisasi *seremm yaa tuh cinta*...
ini dia keluarga kedua...
(SOSRO yang pake jilbab cream(cwe), cowonya pada gak ngeliat
kamera)
(waktu SOSRO lagi lomba joget SMANSA *SMAN 1 JOMBANG* pas
acara KTS *kegiatan tengah semester*)
Kesimpulannya kita akan menemukan sesuatu yang membuat kita
lebih memahami artinya diri kita dan arti dari hidup di luar sana, bahkan kita
bisa menemukan “keluarga” yang membuat kita terus belajar hal baru.
